Mencari Alasan Buat Tetap Nulis

Dari Asma Nadia , lima alasan kenapa harus menulis resensi (kalo bukan resensi masih relevan ga ya) :

1. “Mengikat makna”

Hmm, ya ya,, Kang Hernowo pernah menulis buku soal mengikat makna ini (judulnya memang Mengikat Makna). Mas Romi juga pernah menyarankan, bahkan sangat menyarankan sewaktu mengisi seminar Motivasi IT di Fasilkom UI untuk membaca buku ini. Kalau ditebak, spiralisasi pengetahuan diaktualisasikan salah satunya dengan menulis. Menulis berarti eksternalisasi pengetahuan dalam konsep spiralisasi pengetahuan, sementara praktik adalah internalisasi. Menulis adalah salah satu bentuk mengikat makna.

Imam Syafii pernah bilang, “Ilmu ibarat binatang liar, maka ikatlah ia dengan menuliskannya.” Artinya, menulis adalah mengikat ilmu, ya,, mengikat makna dari apa yang ditemui, dipelajari, dan dialami. Absolutely Right!! Misi pertama, Menulis untuk mengikat ilmu.

2. “Latihan untuk mengapresiasi sebuah tulisan”

Khusus untuk resensi, pasti sering keluar komentar soal alur cerita, gaya penulisan, atau bahkan tokohnya (mana tahu ya ?). Hooo, jadi tinggal tulis, siapa tahu ada orang yang berpikiran sama, atau bahkan berbeda sama sekali. Oke, , oke, apresiasi untuk menangkap lebih dalam intisari cerita.

3. “Latihan yang sangat baik buat menulis”

Oke, salah satu tujuan membuat blog ini kan untuk latihan menulis.

4. “Toh sudah beli buku sekalian aja tulis kesannya”

Hmm,, gimana ya,, bukannya tidak ada anggaran untuk membeli buku, apalagi kalo sekedar meluangkan watku ke Gramedia atau toko buku bekas yang jaraknya tak lebih jauh dari akumulasi langkah kaki saat lari pagi tiap hari, tapi belum puas saja beli buku baru sebelum semua buku di lemari sebelah -punya Azan- habis terbaca. Haha,

5. “.. bernalar dalam mentranskripsi teks yang sangat luas ke dalam teks lebih ringkas”

Ups, for the time being, just ignore it. Might rethink at later.

6. “Mendapatkan uang :D”

Everything could be challenging if related to making money. But still do not have any intense on it😀. May be later..

Oke, let’s take a look for other opinions about why must keep writing

Dari sini, pernyataan cukup menarik bahwa menulis adalah kemampuan yang harus sering dilatih. Sama halnya dengan musik dan programming (kata penulisnya), menulis juga perlu latihan. Tapi kalau yang diniatkan memang benar-benar untuk latihan menulis, maka sebagaimana atlit yang berlatih punya pelatih, pengetahuan tentang olahraga yang sedang digeluti, dan bentuk-bentuk latihannya, berarti menulis juga dong.. Paling gampang misalnya atlit renang. Ada orang yang mengajari renang, bagaimana gaya kupu-kupu yang benar, bagaimana bentuk latihannya sebelum benar-benar mencoba gaya kupu-kupu.

Oke, jadi kepada siapa harus berlatih menulis. Ini tidak bisa sembarang “Ya cari aja di Google, atau blog-blog siapa gitu”. Tidak, tidak bisa (kalau ingin serius, kalau tidak ya semua blog sepertinya bisa menjadi guru menulis). Baik, catat misi kedua, Berguru Menulis🙂

Alasan yang ketiga,  mendalami sebuah topik. Topik apa saja yang disukai.

;; lain kali bisa ditambah alasannya. so far cukup lah
Tagged with:
Posted in blog.me
2 comments on “Mencari Alasan Buat Tetap Nulis
  1. akmal hasan says:

    Ditunggu tulisan2nya yang mencerahkan Pak..:)

    Trims..

  2. sugi says:

    Apakah menulis itu juga harus dari panggilan hati?
    Gimana kalo terpaksa?hehe
    Lam nal

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: